Selasa, 26 Maret 2013

Begini Cara Iran Bantu Rezim Assad yang Terus Bunuhi Muslimin Suriah



Beberapa bulan terakhir ini, Iran telah secara signifikan memberikan dukungan militer terhadap Presiden Suriah, Bashar al-Assad. Dan bersama Rusia, Iran berusaha memperkuat posisinya sebagai penghubung pemerintah dalam memperkuat posisi Bashar dalam perang ini. Demikian dikatakan sejumlah diplomat Barat.

Senjata-senjata dari Iran terus masuk ke Suriah melalui Iraq dan sekarang dikabarkan ditambah dari rute lainnya, yaitu Turki dan Libanon. Penyelundupan ini melanggar embargo senjata PBB atas Iran. Namun beberapa petinggi Irak dan Turki membantah keterlibatan negara mereka. Demikian dikutip Sahabat Suriah dari Reuters.


Jumat, 15 Maret 2013

Aljazeera: Kemana Perginya Bantuan Suriah?

Masyarakat dunia telah merespon panggilan bantuan untuk rakyat Suriah dengan menjanjikan sejumlah besar uang. Mungkin jutaan dolar bantuan tersebut bisa membantu negara ini. Namun kenyataannya tidak karena peluang bantuan-bantuan itu sampai di tangan mereka yang membutuhkan sangatlah tipis. Demikian sebuah ulasan Aljazeera.

Jum’at Ummah yang Satu, Simbol yang Satu, Perang yang Satu

Para pejuang pembebasan Suriah (Free Syrian Army/Jaysul Hurr) bersama para relawan kemanusiaan di dalam Suriah menjadikan hari Jum’at sebagai sarana memperkuat ukhuwah – lewat berbagai demonstrasi bertema khusus.

Ketika terjadi kebakaran di berbagai kamp pengungsian yang menewaskan sejumlah pengungsi Suriah, misalnya, mereka berdemonstrasi di hari Jum’at yang diberi nama “Jumat Kamp Pengungsian Maut.”
Beberapa bulan sebelumnya, ketika pesawat-pesawat tempur rezim Suriah merudal antrian penduduk yang kedinginan dan kelaparan di musim dingin saat hendak membeli roti, maka demonstrasi di hari Jum’at di beri nama “Jum’at Roti Berdarah.”